ritaherlina

Kisah petualangan di Mall

May 15, 2009 · 28 Comments

Kali ini ada tantangan dari dalam diri gw sendiri untuk kembali menulis blog. Hal ini terjadi karena gw udah sepakat dengan Kak Mita untuk menulis blog tentang sesuatu hal yang sama. Apakah sesuatu hal itu??? Akan gw bahas di sini. Tapi kalo diceritain dari awal sampai akhir, bisa berlembar-lembar kertas HVS folio nih. OK! Gw akan coba cerita sesingkat mungkin. Sebelumnya, bagi yang tersinggung, gw minta maaf ya, terutama untuk “mereka”. Siapakah “mereka”???? Baca dulu dong sampai habis.. hehe

Eheem…Begini ceritanya…

Pada suatu hari, gw dan kak mita merasa bosen di rumah. Tanya kenapa??? Karena eh karena rutinitas yang memBOSANkan. Asli, bosen sangat deh. Apalagi waktu itu tugas SOCA dan PBL belom tersentuh sama sekali dan menunggu untuk dikerjakan. Akhirnya kami berdua pun memutuskan HANYA JALAN-JALAN ke Palembang Square (PS). Hmmm.. trus gw pikir-pikir lagi kira-kira apa aja yang mau gw beli ntar daripada cuma dapet capek doang tanpa hasil, yang ada ntar betis gw tambah gede aja nih. Gw pun memutuskan untuk beli pulsa aja deh, daripada bengong muter-muter. Eh ternyata kak mita juga ada yang mau dicari yaitu mbak-mbak di toko Nokia..hehe

Nah, ini nih cerita utamanya. Lucu, aneh, penasaran, kesel, sampe urusan kelaperan pun ada. Tapi untuk urusan laper sepertinya cuma berlaku untuk gw aja deh karena kak mita gak selaper gw..haha. Setiba di PS, kami langsung cari tempat makan. Kami pun memilih makan di *****tuuuutttt..(gak boleh sebut merk). Nah, karena lantai pertama lumayan rame, kami pun langsung ke lantai 2 tapi sepi banget tanpa seorang pun, maka kami coba-coba ke lantai 3 yang ada fasilitas karaokenya.

Waktu sampai di lantai 3, kami menemukan 3 orang dengan gender yang berbeda, 1 cewek, 1 cowok, 1 “meragukan”. Lumayan lama kami menunggu mbak-mbak untuk pesan makanan, kami pun mengintai gerak-gerik mereka. Ada beberapa alasan gw mengintai mereka:

  1. Mereka bertiga, salah dua dari mereka adalah sepasang sejoli, dan sisanya adalah “kambing congek”
  2. Suara si cewek yang menurut gw bagus untuk didengar di ruang karaoke itu. Lumayan menghibur kami daripada suasana ribut gak jelas di lantai 1, sedangkan di lantai 2 yang sunyi senyap tanpa suara.
  3. Pakaian sepasang sejoli yang rapi putih-hitam layaknya karyawan kantoran, tapiiii “si kambing congek” gak rapi banget deh, tipe cowok yang seleboran gitu, pake acara merokok pula padahal lagi di ruangan ber-AC.
  4. Hmmm cuma segitu yang gw inget…

Nah, waktu kami asyik makan, kami menikmati lagu yang dinyanyikan sama si cewek, tapiiiiiii setelah kami melihat siapa yang nyanyi, kami pun langsung kaget bahwa “si kambing congek” itu adalah seorang CEWEK dimana sebelumnya kami kira itu seorang COWOK, secara dari style dia tuh cowok banget yang identik dengan kaos-jeans yang gobor. Setidaknya keliatan dari pakaiannya kalo dia itu adalah CEWEK. Tapi kalo denger suaranya, ternyata CEWEK abez deh apalagi kalo dia ketawa.Yang mana nih yang bener??? Dunia ini koq semakin aneh saja ya. Apa mungkin dia TOMBOY banget..nget..nget??? Hanya dia dan Tuhan yang tau, dan juga sepasang sejoli itu. Atauuuuuu dia adalah seorang ***tuuuuuttttttt walaupun dia tidak melambai.

Ini nih cerita keselnya. Sepertinya si cewek doyan amat nyanyi padahal mereka semua udah selesai makan. Apa dia gak berpikir kalo itu tempat umum. Setiap yang makan di sana berkesempatan untuk karaoke. Kami kan juga mau menyumbangkan suara.. hehe. Yang pasti bukan menyumbangkan suara untuk caleg yang HAUS JABATAN (lho koq malah bahas politik?? jadi kepikiran untuk tulis blog tentang politk nih..haha). OK!! Lanjut ke paragraf berikutnya deh..

Lucunya adalah adegan ketika si cewek berusaha manahan si cowok yang udah mau pergi, sepertinya mereka membicarakan sesuatu. Si cewek pun terlihat merayu manja ke cowoknya. Pada akhirnya, kami pun mendengar alias nguping kalo si cowok akan balik lagi ke tempat makan itu, mungkin dia pergi karena ada urusan lain.

Saat kami masih makan, si cewek nyanyi lagu BCL dan tiba-tiba ada sebagian kecil liriknya yang dia diganti, yaitu:

Kuingin marah, melampiaskan
tapi kuhanyalah sendiri di sini
Ingin ku tunjukkan pada siapa saja yang ada
bahwa KAMI BELUM BAYAR

Ahahaha…. kami pun tertawa kecil.. Huh! Dasar keliatan banget CEWEK MATRE binti MATRO nan METRO.

Yang jelas gw penasaran bahwa apakah si cowok akan kembali ke tempat itu demi membayar makanan si cewek??? Kenapa si cowok gak bayar aja dulu makanannya terus baru pergi, toh mereka gak pesan makanan lagi kan!!! Kalo gw perhatiin, si cowok sepertinya pergi nyelonong gitu aja deh, makanya terjadilah adegan dimana cewek mengejar si cowok.

Kelamaan nunggu mereka diusir, mending kami cabut aja daripada berharap gak jelas. Kami pun muter-muter dengan tujuan yang pasti dengan embel-embel “Nyaris Tersesat”. Saking tersesatnya kami pun tersadar bahwa kami telah melewati 4 kali di tempat yang sama dalam jangka durasi yang sangat pendek.

Inilah lika-liku perjalan kami:

  1. Beli pulsa . Keliling nyari pulsa akhirnya dapet juga di counter yang penuh dengan asap rokok.
  2. Bagian Informasi . Kami tanya, “mas, eraphone di mana ya?” dan mas itu menjawab panjang lebar dengan high speed level sehingga kami bengong seketika. Alhasil kami muter-muter dulu bolak-balik baru sampai ke tujuan.
  3. Eraphone . Kak mita sebenarnya mau tanya tentang setting HPnya aja, ternyata di sana cuma melayani penjualan doang.
  4. Nokia Care Centre (NCC). Atas saran dari mbak-mbak eraphone, kami pun ke NCC. Ternyata dengan berbagai alasan yang gak pasti, kak mita malah di suruh ke NCC di PIM. Waduh, udah seperti pingpong aja nih. Suruh ke sana, suruh ke sini, lempar sana, lempar ke sini.
  5. Three Centre. Wow hebat, baru kali ini pelanggan dibiarkan begitu saja padahal pegawainya ada tuh di dalem. Walaupun alasannya cuma meeting, setidaknya ada satu orang aja yang muncul keluar. Coba ada angket dengan pertanyaan “Apakah anda puas dengan pelayanan di 3centre?” akan gw jawab “tentu TIDAK, untung sudah pakai TELKOMSEL” *kecewa
  6. Pameran Palcomtech . Di sana kami belajar Photoshop GRATIS. Karena kelamaan menunggu, kami memutuskan untuk cabut dari sana.
  7. Gramedia . Dari gramedia ini lah kami berniat membuat kerajinan tangan. Tapi gak ada yang bagus, so gak jadi beli.
  8. Muter-muter ke mana saja mencari alat jahit-menjahit.
  9. Angkot perum . Ya pulang dong. Kalo gak bisa kesorean.
  10. Angkot putih . Dari angkot perum, lanjut ke angkot putih. Sialnya kepala gw kejedot. Huh!

Sampai di rumah langsung tepar, gw langsung tertidur beberapa jam.

Malamnya gw begadang mengerjakan tugas PBL sampai jam 4 pagi.

Categories: Hari2 Qu · Info

28 responses so far ↓